Bendera perang dibawa oleh Zaid lalu berperang hingga syahid. Kemudian bendera diambil oleh Ja’far dan berperang hingga syahid. Setelah itu, bendera perang dibawa oleh pedang di antara pedang-pedangnya Allah (saifullah —yakni Khalid bin Walid-) hingga Allah memenangkan kaum muslimin.” Khalid mengisahkan dahsyatnya Perang Mu’tah dengan mengatakan, “Sembilan pedang di tanganku telah pat…
Imaduddin Zanki adalah anak dari Aq Sunqur Al-Hajib, gubernur Aleppo, Syam, yang sangat bijaksana dan selalu menjaga shalatnya. Ia adalah peletak pondasi semangat pembebasan Al-Aqsha. Imaduddin Zanki besar tanpa kehadiran penuh ayahnya. Sang Ayah wafat terbunuh dalam carut-marut dan kotornya kepemimpinan kaum Muslimin yang lemah pada saat itu. Ia bahkan tumbuh dalam pelarian, demi menyelamatka…