Text
ANA STYLISTA
"Ana, Ibrahim, dan Lukman adalah anak yatim. Hidup kakak beradik itu berubah sejak mereka tinggal di Pesantren Darul Riayah. Di tempat itulah kehidupan mereka berawal. Suka dan duka mereka lalui bersama. Membuat kepribadian Ana menjadi semakin matang, baik hati, amanah, dan bertanggung jawab. Kamu pasti menangis air mata darah! Ha ha ha. Meilan tertawa dengan jahatnya sambil menggunting baju hasil desain Ana. Meilan! Apa yang kamu lakukan? tanya Ida dengan marah saat melihat Meilan. Ya Allah, beratnya ujian-Mu ini. Ana tidak menyangka Meilan sanggup bertindak seperti itu. Ana sudah mengorbankan waktu untuk membuat desain baju itu. Uang tabungannya dan teman-temannya juga sudah habis. Masih sempatkah Ana mendesain baju lagi untuk perlombaan fashion desain yang tinggal beberapa hari lagi? Apa yang harus Ana lakukan?"
Tidak tersedia versi lain